Program KKN- PPM Mandiri Di Era Pandemi Oleh Kelompok 72 UNIMUS


Demak:Pelaksanaan Kegiatan Program Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Mandiri Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) tahun 2021 dilaksanakan secara mandiri di kediamannya yakni di Desa Mranggen, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. (27/2/21)

Konsep KKN tahun ini sangat spesial dibanding tahun sebelumnya dikarenakan pandemi Covid-19. KKN-PPM Mandiri dilaksanakan sebagai salah satu bentuk media bagi mahasiswa agar dapat terjun secara langsung ke masyarakat, dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan dan meminimalisir interaksi langsung antara mahasiswa dengan masyarakat. 

Pada pelaksanaan KKN-PPM Mandiri ini, program kerja yang dilaksanakan yaitu edukasi tindakan pencegahan infeksi Covid-19 dan Pemberdayaan Masyarakat di tengah pandemi Covid 19.

"Kegiatan KKN-PPM Mandiri ini dilaksanakan mulai tanggal 26 Januari sampai dengan 26 Februari, dalam bulan Februari ini ada empat kegiatan yakni pertama Pembagian masker di tambah Hand sanitizer dan Fisheld pada Minggu (11/02) di tiga RT  yaitu RT 9, RT 5 dan RT 4, kemudian kedua Penyemprotan Disinfektan Kamis (14/02) di tiga RT ditambah Musholah dan Pasar, yang ketiga Pemberian tempat cuci tangan pada Selasa (16/02) ada tiga titik yaitu didepan TK Pertiwi, depan Musholah dan depan Pasar, dan yang ke empat UMKM terbagi tiga yaitu Pemberian sarana, pembuatan media sosial dan marketing penjualan," "papar Sutrisno selaku Ketua Kelompok 72 KKN-PPM Mandiri dari UNIMUS.

Lanjut dikatakan," kami juga ikut membantu dalam pencatatan pajak di Kantor Desa Mranggen yang dijadwalkan setiap hari Selasa di awal bulan," ungkapnya.

Lebih lanjut Sutrisno menjelaskan," Melalui kegiatan KKN-PPM Mandiri ini, diharapkan mahasiswa dapat ikut serta dalam penanganan Covid-19 dengan memberikan pemikiran, gagasan, ide dan juga tindakan yang dapat membantu dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungannya dan masyarakat luas," tuturnya.

Dari hasil kegiatan di lingkungan KKN-PPM Mandiri, antusias masyarakat sangat positif dan diharapkan informasi yang telah diberikan kepada masyarakat dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat terkait tindakan pencegahan Covid-19 serta pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan. Selain itu sarana dan prasarana dan juga pembekalan yang diberikan ke masyarakat diharapkan dapat membantu meringankan masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, pungkas Sutrisno.